Jumat, 31 Mei 2019

Filosofi Matematika


Pernah nggak Anda berpikir…
1. Mengapa PLUS di kali PLUS kesudahannya PLUS?
2. Mengapa MINUS di kali PLUS atau sebaliknya
PLUS di kali MINUS kesudahannya MINUS?
3. Mengapa MINUS di kali MINUS kesudahannya PLUS?
Hikmahnya adalah:
(+) PLUS = BENAR
(-) MINUS = SALAH
1. Mengatakan BENAR terhadap sesuatu hal yang BENAR yaitu suatu tindakan yang BENAR.
Rumus matematikanya :
+ x + = +
2. Mengatakan BENAR terhadap sesuatu yang SALAH, atau sebaliknya menyampaikan SALAH terhadap sesuatu yang BENAR yaitu suatu tindakan yang SALAH.
Rumus matematikanya :
+ x – = –
– x + = –
3. Mengatakan SALAH terhadap sesuatu yang SALAH yaitu suatu tindakan yang BENAR.
Rumus matematikanya :
– x – = +
Pelajaran matematika ternyata sarat makna, yang dapat kita ambil sebagai pelajaran hidup.

Kamis, 30 Mei 2019

Filosofi Hedgehog


Hari itu, ialah ekspresi dominan salju yang paling ekstrim di Kanada. Banyak hewan yang mati akhir rasa hambar yang teramat sangat.
Di suatu daerah, tinggal sekelompok Hedgehog (sejenis landak). Mereka memutuskan untuk tinggal secara berkelompok di dalam sebuah gua, semoga tetap hangat. Mereka mendekatkan diri satu sama lain. Namun ketika mulai berdekatan, duri-duri mereka melukai teman-teman terdekat mereka.
Setelah beberapa saat, mereka pun memutuskan untuk menjaga jarak satu sama lainnya. Akibatnya, mereka mulai mencicipi hambar yang membeku, dan risikonya terancam mati. Kaprikornus mereka harus memutuskan: mendapatkan duri-duri temannya, atau mati!
Secara bijaksana, mereka memutuskan untuk kembali bersatu. Mereka pun berguru untuk hidup dengan luka-luka kecil akhir jarak yang sangat bersahabat dengan sahabat-sahabatnya supaya sanggup mencicipi kehangatan. Cara inilah yang menciptakan mereka risikonya selamat dan bisa bertahan hidup.
Pesan dongeng ini:
Hubungan yang terbaik dalam hidup ini bukanlah hubungan yang membawa orang-orang yang tepat dalam kelompok. Tetapi ketika semua individu berguru hidup dengan ketidaksempurnaan orang lain, serta bisa “mengapresiasi” semua kehangatan yang diberikan oleh teman-temannya.
Hal inilah yang menciptakan hidup kita menjadi lebih “hidup” (bermakna) & “mampu bertahan” dalam situasi atau lingkungan yang ekstrim sekalipun

Rabu, 29 Mei 2019

Beristirahatlah


Seorang laki-laki paruh baya dan seorang cowok mulai menebang kayu pagi-pagi buta. Mungkin sebab tenaganya sudah tidak terlalu besar, setiap 50 menit, si laki-laki paruh baya akan istirahat selama 10 menit lamanya. Sedangkan si pemuda, mungkin sebab tenaganya yang masih kuat, ia tidak pernah beristirahat sedetikpun dan hanya terus bekerja.
Ketika waktu bekerja selesai, si cowok menyadari suatu hal yang mengejutkan. Hasil kayu yang ditebang laki-laki paruh baya jauh lebih banyak dari yang ia tebang.
Kemudian, si cowok tersebut bertanya kepada laki-laki tersebut untuk berguru darinya.
Lalu, si laki-laki paruh baya itu menjawab, “Istirahat juga merupakan sebuah pekerjaan. Selain bisa memperlihatkan pasokan tenaga yang cukup bagi tubuh, istirahat juga bisa mengasah energi yang kita miliki.”
“Bekerja dan berguru dengan gigih memang bagus, akan tetapi alangkah lebih baik lagi kalau diubahsuaikan dengan beristirahat. Tubuh kita juga mempunyai batas dan kemampuan tertentu dikala digunakan. Ketika batas tersebut sudah hampir terlampaui, beristirahatlah. Itu yaitu cara yang paling baik untuk menciptakan badan kembali bertenaga.”
Ketika insan bekerja dengan badan yang berpengaruh dan segar, maka hasil yang baik akan tercapai sebab dikerjakan dengan lebih semangat. Sebaliknya, kalau pekerjaan terus menerus dilakukan tanpa ada waktu beristirahat, maka badan tidak akan bisa menahan rasa lelah dan letih, dan bisa menjadikan pekerjaan yang sedang dikerjakan berantakan. Jadi, beristirahatlah.

Selasa, 28 Mei 2019

Belajar Dari Merpati


Merpati yakni burung yang tidak pernah mendua hati. Coba perhatikan, apakah ada merpati yang suka berganti pasangan? Jawabannya yakni “tidak”! Pasangannya cukup 1 seumur hidupnya.
Merpati yakni burung yang tahu kemana beliau harus pulang. Betapapun merpati terbang jauh, beliau tidak pernah tersesat untuk pulang. Pernahkah ada merpati yang pulang ke rumah lain? Jawabannya yakni “tidak”!
Merpati yakni burung yang romantis. Coba perhatikan dikala sang jantan bertalu-talu menawarkan pujian, sementara sang betina tertunduk malu. Pernahkah kita melihat mereka saling mencaci? Jawabannya, “tidak”!
Burung merpati tahu bagaimana pentingnya bekerja sama. Coba perhatikan dikala mereka bekerja sama menciptakan sarang. Sang jantan dan betina saling silih berganti membawa ranting untuk sarang bawah umur mereka. Apabila sang betina mengerami, sang jantan berjaga di luar kandang. Dan apabila sang betina kelelahan, sang jantan gantian mengerami. Pernahkah kita melihat mereka saling melempar pekerjaannya? Jawabannya, “tidak”!
Merpati yakni burung yang tidak memiliki empedu, ia tidak menyimpan “kepahitan” sehingga tidak menyimpan dendam.
Jika seekor burung merpati dapat melaksanakan hal-hal di atas, mengapa insan tidak bisa? Hidup itu indah jikalau kita saling mengerti, berbagi, dan menghargai! Setuju..?

Senin, 27 Mei 2019

Babi


Kim Tan sedang mengemudikan kendaraan beroda empat berjalan di jalan pegunungan, dikala dengan santai menikmati pemandangan yang indah, mendadak dari arah depan tiba sebuah truk barang.
Si sopir truk membuka jendela dan berteriak dengan keras, “BABI!”. Mendengar bunyi ini Kim Tan menjadi emosi, beliau juga membuka jendela memaki, “Kamu sendiri yang BABI!”
Baru saja final memaki, beliau telah bertabrakan dengan gerombolan babi yang sedang menyeberangi jalan.
Jangan salah tafsir maksud kebaikan dari orang lain, hal tersebut akan menjadikan kerugian kita, juga menciptakan orang lain terhina.